Minggu, 20 November 2011

Bom Selebaran Aksi 18 November 2011



Bersatu Untuk Pembebasan Nasional
Tanah Papua menjadi primadona rebutan kaum pemodal karena kekayaan alamnya, namun manusia dan alamnya dicabik-cabik tanpa ampun. Penderitaan akibat praktek Imperialisme, kolonialisme, dan neo kolonioalisme atau neo liberalisme adalah potret dari kondisi obyektif yang sedang dialami rakyat Papua selama setengah abad ini. Kesejahteraan hanya janji, keadilan hanya mimpi belaka. Sebaliknya, rakyat masih berjalan dalam lorong gelap fatamorgana, dibanjiri peluh-darah, teror dan rasa takut, hilangnya kepastian hak hidup, hingga ancaman pemusnahan. Penyerbuan terhadap massa Kongres Rakyat Papua (KRP) III dan pergulatan buruh PT. Freeport Indonesia di Timika adalah cuplikan dari sejarah tanah ini, yang sekaligus menggambarkan wajah kapitalistik-militeristik rezim SBY-Boediono.
Perhelatan KRP III, sebagai wujud aktifitas demokrasi rakyat, dihadapi dengan kekuatan ribuan pasukan TNI-Polri lengkap dengan peralatan mematikan. Lapangan St. Zakeus Tauboria, Jl. Yakonde, Jl. Sosiri dan pebukitan Abepura menjadi saksi bisu dari penyerbuan alat kekerasan Negara yang sangat arogan dan tidak manusiawi dalam memperlakukan rakyat sipil yang berkumpul secara damai untuk merumuskan pikiran-pikiran politiknya.
Dalam peristiwa itu, tiga orang dibunuh dengan timah panas aparat, mereka adalah Daniel Kedepa, Max Asayeu dan Yakob Samon Sabra. Sekitar tiga ratusan orang ditangkap, ratusan orang menderita luka akibat penganiayaan berat dan ringan, diantaranya ada yang menderita luka tembak. Dua hari kemudian pubik ketahui bahwa Mr. Forkorus Yaboisembut dan Mr. Edyson Waromi serta empat orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka makar.
Di Timika-Tembagapura, episode perjuangan manusia yang ingin diperlakukan adil, bebas dari penghisapan segelintir manusia juga kita saksikan. Kaum buruh yang berkeringat siang-malam meningkatkan kuota produksi perusahaan, ternyata memperoleh upah yang diskriminatif. Karena itu,  para buruh melawan dengan menggelar mogok sejak 15 September lalu untuk mendapat upah dan kesejahteraan sesuai standar Freeport di Negara lain. Dipayungi oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT. Freepoort Indonesia (SPSI PT. FI), para buruh telah menempuh berbagai langkah meski PT. FI mencoba tutup mata-telinga, mencoba merekayasa situasi dan melancarkan tindakan tidak manusiawi. Penembakan secara terang-terangan dan secara misterius kembali terjadi terhadap buruh dan masyarakat yang bersolider dan memakan korban jiwa. Pemutusan hubungan kerja sepihak, teror dan intimidasi terhahdap para buruh semakin juga dilakukan. Bahkan tahap negosiasi yang kini berjalanpun terancam gagal karena aparat keamanan sepertinya tidak sabar untuk intervensi proses ini dengan ancaman membubar paksa blockade pemogakan buruh.

Kasus perburuhan di PT. FI ini melengkapi citra Freeport di Papua sebagai kerajaan bisnis yang jahat dan tidak adil. Kontrak karyanya illegal sebab tidak pernah melibatkan representative rakyat Papua dan demi kepentingannya dunia telah mengingkari hak menentukan nasib sendiri rakyat-bangsa Papua. Yang diterima mayoritas rakyat Papua di sekitar konsensinya bukanlah kesejahteraan tapi kesenjangan sosial, penduduk asli terlihat semakin tersingkir (marginalisasi), tanah adat mereka dirampas (penyerobotan) dan aktifitas pertambangan ini sungguh mendatangkan kerusakan lingkungan yang parah. Area pertambangan raksasa inipun cocok dijuluki “tambang darah” sebab tak pernah bebas dari konflik yang berujung pada pertumpahan darah. Sebut saja praktek kekerasan oleh aparat keamanan terhadap warga sipil setempat yang tidak pernah surut atau ‘seting’ konflik horisontal. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa kehadiran Freeport di tanah Amungsal itu cenderung mendatangkan rugi dibanding untung, orang Papua hanya menjadi tumbal dari keserakahan perusahaan raksasa milik kaum kapitalis ini.
Berangkat dari refleksi atas kondisi itu maka, Gerakan Rakyat Papua Bersatu  mengajak setiap insan Papua untuk rapatkan barisan dan bergabung dalam aksi mimbar bebas di Malioboro pada pukul 20.00, tanggal 18 November 2011. Aksi ini sebagai upaya untuk terus mendorong terbukanya ruang demokrasi di Tanah Papua seluas mungkin. Dan sehubungan dengan itu, GRPB  menyatakan:
1.      Mengutuk segala tindakan pelanggaran HAM, tolak apapun bentuk militerisasi ditanah Papua, desak pengadilan HAM atas insiden pengejaran terhadap warga sipil pasca konggres III Rakyat Papua
2.      Mendesak intervesi internasional untuk masalah kemanusian di Papua
3.      Hentikan kerjasama Amerika Serikat dengan Indonesia dalam bidang militer
4.      Tarik militer organik dan non-organik dari tanah Papua
5.      Hentikan bisnis militer dan bisnis keamanan di Papua, hentikan campur tangan polri dalam soal perburuhan di PT Freeport Indonesia dan usut tuntas tindak kekerasan terhadap hak protes buruh PT Freeport Indonesia
6.      Manajemen PT Freeport Indonesai penuhi hak-hak buruh, jika tidak maka PT Freeport Indonesia harus di tutup
7.      Bebaskan para tahanan politik Papua tanpa syarat
8.      Tolak kapitalisasi kekayaan alam papua dan pastikan rakyat papua harus berdaulat atas kekayaan alamnya, termasuk tambang yang dikuasai PT Freeport Indonesia
9.      Rakyat papua menolak hasil-hasil KTT Asean yang mengarah ke ekxploitasi sumber daya alam milik rakyat Papua
10.  Mendesak dunia internasional dan pemerintah Indonesai membuka ruang bagi pemenuhan hak menentukan nasib sendiri bagi  rakyat/bangsa papua.


Kamis, 17 November 2011

Plan, KNPB Back Demo Today

Written by Loy / Papos
Tuesday, 15 November 2011 00:00

JAYAPURA [PAPOS] - Speaker of the West Papua National Committee [KNPB], Mako Tabuni said, his department today, Tuesday (15/11) will be re-occupied the city of Jayapura to convey the aspirations of the SBY-Boediono.

"We all Papuans in this country tomorrow (today, red) will return mennduduki Jayapura City is to determine our own destiny and our aspirations to the SBY-Boediono that we are ready to self-determination," said Mako Tabuni to a number of journalists in Imbi Park, Monday (14/11) yesterday after doing the demonstration.

Mako Tabuni stated that, the demo is done today (yesterday, red) is not much, but from the region will come to occupy the city of Jayapura Jayapura.

"The people of West Papuans did not want any dialogue or negotiations to the Government of Indonesia, but want to self-determination in accordance with international mechanisms," he said.

It is said, the history of West Papuans are clearly wants to separate himself from the Homeland. "We Papuans were forced to go west in the next Homeland manusuawi not killed by the military," he asserted

For that, Mako Tabuni confirmed that a demo that will determine their own fate and was ready to negotiate and will be submitted directly to the SBY-Boediono and to Barak Obama that they are involved in the UN. [Loy]



Plan, KNPB Back Demo Today


Written by Loy / Papos
Tuesday, 15 November 2011 00:00

JAYAPURA [PAPOS] - Speaker of the West Papua National Committee [KNPB], Mako Tabuni said, his department today, Tuesday (15/11) will be re-occupied the city of Jayapura to convey the aspirations of the SBY-Boediono.

"We all Papuans in this country tomorrow (today, red) will return mennduduki Jayapura City is to determine our own destiny and our aspirations to the SBY-Boediono that we are ready to self-determination," said Mako Tabuni to a number of journalists in Imbi Park, Monday (14/11) yesterday after doing the demonstration.

Mako Tabuni stated that, the demo is done today (yesterday, red) is not much, but from the region will come to occupy the city of Jayapura Jayapura.

"The people of West Papuans did not want any dialogue or negotiations to the Government of Indonesia, but want to self-determination in accordance with international mechanisms," he said.

It is said, the history of West Papuans are clearly wants to separate himself from the Homeland. "We Papuans were forced to go west in the next Homeland manusuawi not killed by the military," he asserted

For that, Mako Tabuni confirmed that a demo that will determine their own fate and was ready to negotiate and will be submitted directly to the SBY-Boediono and to Barak Obama that they are involved in the UN. [Loy]

Rabu, 16 November 2011

JAYAPURA

 

Pendemo dari kelompok KNPB ketika di Taman Imbi Jayapura usai melakukan long march dari Abepura untuk melakukan aksi demo di seputaran Taman Imbi.

JAYAPURA [PAPOS]– Sekitar lima ribu massa dari Kelompok Komite Nasional Papua Barat [KNPB] melakukan aksi demo damai dengan menduduki Taman Imbi Jayapura, Senin (14/11) kemarin yang meminta dilaksanakannya Referendum karena selama ini Papua merupakan korban kekerasan yang dilakukan oleh aparat NKRI.
Pantauan Papua Pos di lapangan, usai berkumpul pendemo memasang tali di sekeliling Taman Imbi Jayapura agar melarang orang luar masuk ke dalam Taman Imbi. Dalam orasi mereka, disampaikan bahwa Negara Republik Indonesia yang selama ini dianggap memberikan kekerasan Militerisme kepada Bangsa Papua.
Oleh sebab itu, KNPB menilai berbagai bentuk militerisme bukan solusi penyelesaikan persoalan Bangsa Papua yang saat ini menjadi zona darurat, akan tetapi penyelesaian Papua harus segera dilakukan dengan Referendum agar rakyat Bangsa Papua tidak lagi menjadi korban kekerasan serta intimidasi dari aparat NKRI.
Berbagai orasi dilontarkan pendemo secara bergantian dengan menggunkan megafone berteriak dan menyampaikan kepada para pendemo bahwa Bangsa Papua harus pisah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Hari ini Indonesia dalam darurat dan hari ini dunia sudah saksikan bahwa Indonesia dalam keadaan gawat darurat dan jangan takut apabila Papua ingin merdeka," ujar salah seorang pendemo yang melakukan orasi.
Pendemo dari kelompok KNPB ketika di Taman Imbi Jayapura usai melakukan long march dari Abepura untuk melakukan aksi demo di seputaran Taman Imbi.

Mereka juga menyampaikan bahwa Referendum adalah suatu pemecahan atau solusi masalah di Papua. “Masalah kita tidak pernah diselesaikan akan tetapi referendum yang menyelesaikan Papua ini. Papua.. Papua...aa" disambut hangat Para pendemo.

Jumat, 11 November 2011

MAKRAP IPMAPUJA JOGYA-SOLO 11-12 NOVEMBER


MOTIVASI ORGANISASI DAN PEMIMPIN
                                                            MOTIVASI
Pengertian Motivasi
Pertanyaan awal yang muncul barangkali, apakah motiv dan motivasi itu?
 Motiv adalah kondisi seseorang yang mendorong untuk berbuat sesuatu kepuasan atau mencapai suatu tujuan.
            Motivasi berarti kegiatan memberikan dorongan kepada seseorang atau diri sendiri untuk mengambil suatu tindakan yang dikehendaki.
ORGANISASI
           Organisasi adalah kumpulan orang-orang lebih dari satu untuk mencapai suatu tujuan.
ORGANISASI FORMAL DAN NONFORMAL
Pengertian organisasi formal dan nonformal
Organisasi formal adalah suatau organisasi yang
diatur oleh suatu aturan yang ditetapkan
bersama
Organisasi nonformal adalah tidak ada aturan yang mengatur.
MENGGORGANISIR
           Menggorganisir adalah membina atau mengkaderisasi, bawahan atau orang yang belum, memahami tetang organisasi itu sendiri
PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN
Ada dua tipe pemimpin yaitu: Pemimpin formal dan nonformal.
Contoh:
Pemimpin formal adalah pemimpin resmi seperti………………………………..……..?
Pemimpin nonformal adalah pemimpin tidak resmi seperti………………………………..?
PEMBENRUKAN KEPEMIMPINAN
Beberapa teori timbulnya kepemimpinan antara lain sebagai berikut:
a.      Teori Genetis
Teori genetis menyatakan bahwa seorang pemimpin itu dilahirkan atau terbentuk sejak lahir dari pemimpin sebagai suatu keturunan menurut koadrat alam.
b.      Teori Sosial
Meori  social seseorang bisa menjadi pemimpin apabila dia dididik dan diberi pengalaman tentang kepemimpinan
c.       Teori Ekologis
Teori ini lahir sebagai suatu respon terhadap kedua teori sebelumnya, yakni seseorang akan berasil jadi pemimpin yang baik apabisa sejak lahir telah dikaruniai bakat-bakat kepemimpinan, kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pengalaman.
KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan  adalah perjalanan hidup seorang pemimpin formal maupun pemimpin nonformal “akan ada cerita
Baik memuji tentang perjalanan hidup atau menjatuhkan”.
TUGAS  POKOK  PEMIMPIN
Tugas-tugas pokok pemimpin antara lain sebagai berikut:
A: Melaksanakan fungsi dasar yaitu berupa kegiatan pokok  meliputi.
-          Penyusunan rencana
-          Penyusunan organisasi
-          Pengarahan organisasi
-          Pengendalian
-          Penilaian dan
-          Pelaporan
B: Mendorong (Memberi Motivasi) kepada bawahan untuk dapat bekerja dengan tekun
C:  Membina bawahan agar dapat memikul tangun jawab masing-masing secara baik
D:  Menciptakan suasana kerja yang baik dan harmonis
E:  Menjadi penggerak yang baik  dan dapat menjadi sumber kreaktifitas dan
F:  Menjadi wakil dalam membangun hubungan dengan pihak luar
KESIMPULAN
           Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dan organisator yang Baik, Visioner, Tepat dan Bijaksana  adalah menjadi  pendengar akan lebih baik untuk hari esok.
        Bukan berarti hanya pendengar melainkan melihat dan menangapi masalah dengan bijaksana.
MOHON DIMAAFKAN DENGAN KETIDAK SEMPURNAAN TIPS
    
I zinkanlah saya untuk menyimpulkan dengan segenap kapasitas yang ada pada saya.
              Saya menyadari bahwa semua tips yang saya sampaikan sesungguhnya tidak sempurna.
   Untuk itu kritik dan saran anda sangat saya harapkan: Kitik dan saran anda kirim lewat:
                                      
HAD SO THANK YOU AND GOD BLESS


MAKRAP IPMAPUJA JOGJA-SOLO DEDACTO 11-12 NOVEMBER 2011

MOTIVASI ORGANISASI DAN PEMIMPIN
                                                            MOTIVASI
Pengertian Motivasi
Pertanyaan awal yang muncul barangkali, apakah motiv dan motivasi itu?
 Motiv adalah kondisi seseorang yang mendorong untuk berbuat sesuatu kepuasan atau mencapai suatu tujuan.
            Motivasi berarti kegiatan memberikan dorongan kepada seseorang atau diri sendiri untuk mengambil suatu tindakan yang dikehendaki.
ORGANISASI
           Organisasi adalah kumpulan orang-orang lebih dari satu untuk mencapai suatu tujuan.
ORGANISASI FORMAL DAN NONFORMAL
Pengertian organisasi formal dan nonformal
Organisasi formal adalah suatau organisasi yang
diatur oleh suatu aturan yang ditetapkan
bersama
Organisasi nonformal adalah tidak ada aturan yang mengatur.
MENGGORGANISIR
           Menggorganisir adalah membina atau mengkaderisasi, bawahan atau orang yang belum, memahami tetang organisasi itu sendiri
PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN
Ada dua tipe pemimpin yaitu: Pemimpin formal dan nonformal.
Contoh:
Pemimpin formal adalah pemimpin resmi seperti………………………………..……..?
Pemimpin nonformal adalah pemimpin tidak resmi seperti………………………………..?
PEMBENRUKAN KEPEMIMPINAN
Beberapa teori timbulnya kepemimpinan antara lain sebagai berikut:
a.      Teori Genetis
Teori genetis menyatakan bahwa seorang pemimpin itu dilahirkan atau terbentuk sejak lahir dari pemimpin sebagai suatu keturunan menurut koadrat alam.
b.      Teori Sosial
Meori  social seseorang bisa menjadi pemimpin apabila dia dididik dan diberi pengalaman tentang kepemimpinan
c.       Teori Ekologis
Teori ini lahir sebagai suatu respon terhadap kedua teori sebelumnya, yakni seseorang akan berasil jadi pemimpin yang baik apabisa sejak lahir telah dikaruniai bakat-bakat kepemimpinan, kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pengalaman.
KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan  adalah perjalanan hidup seorang pemimpin formal maupun pemimpin nonformal “akan ada cerita
Baik memuji tentang perjalanan hidup atau menjatuhkan”.
TUGAS  POKOK  PEMIMPIN
Tugas-tugas pokok pemimpin antara lain sebagai berikut:
A: Melaksanakan fungsi dasar yaitu berupa kegiatan pokok  meliputi.
-          Penyusunan rencana
-          Penyusunan organisasi
-          Pengarahan organisasi
-          Pengendalian
-          Penilaian dan
-          Pelaporan
B: Mendorong (Memberi Motivasi) kepada bawahan untuk dapat bekerja dengan tekun
C:  Membina bawahan agar dapat memikul tangun jawab masing-masing secara baik
D:  Menciptakan suasana kerja yang baik dan harmonis
E:  Menjadi penggerak yang baik  dan dapat menjadi sumber kreaktifitas dan
F:  Menjadi wakil dalam membangun hubungan dengan pihak luar
KESIMPULAN
           Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dan organisator yang Baik, Visioner, Tepat dan Bijaksana  adalah menjadi  pendengar akan lebih baik untuk hari esok.
        Bukan berarti hanya pendengar melainkan melihat dan menangapi masalah dengan bijaksana.
MOHON DIMAAFKAN DENGAN KETIDAK SEMPURNAAN TIPS
    
I zinkanlah saya untuk menyimpulkan dengan segenap kapasitas yang ada pada saya.
              Saya menyadari bahwa semua tips yang saya sampaikan sesungguhnya tidak sempurna.
   Untuk itu kritik dan saran anda sangat saya harapkan: Kitik dan saran anda kirim lewat:
                                      
HAD SO THANK YOU AND GOD BLESS