Jumat, 28 Oktober 2011
Firman Allah
Yaya pasal 3:16
At Ala nen yi aap ndi aap abok aret
ninabuwa lombok mbaregerak me, kit kiniki
an noba panggombunuk abet nombakwi kinok
lek erogo pinagayigin lek o, mondok-mondok
kinenik logomagip nduk At aput ambulom
ndarak an aret napaniwagagerak o.
Ants Philosophy:
1. Ants do not ever give up. If you are trying to obstruct and stop them, they will always find another way. They will climb up, break down or around. They kept looking for a way out. Do not ever give up to find a path to its destination.2. Ants when walking and met with his friend he would shake hands. If we want to succeed then we must seek to build cooperation with others, we must establish a friendship with one another. This needs to be our example because we certainly need the help of others, cooperation with others we should always coached, the network is a number one of marketing.3. Ants are rarely silent. She was always moving to find food for survival. Persistence and hard work will bring happiness and benefit to us.4. Ants never bear the burden alone, if he is not strong to bear the burden alone he would invite his friend, he always interlace collaboration with his friend. That is definitely needed by fellow human beings, human beings can not live alone without the need for another human being.5. Ant turns out to benefit others. This is seen when he finds food, will he take home and distribute to his friends. He never spent his own food he found in the place he found that the food material. The philosophy of sharing with others is good for humans to be applied there is no jealousy, there would be no rich and poor terms, then all the rich are all poor.6. Ant considers all summer as winter. This is an important perspective. The ants collect their winter food in the summer. So that the ants had prepared the necessary requirements for the future. Certainly from this man must learn to save, because humans will require the need of urgency in the future.7. How many ants would gather their food in the summer to prepare for their winter? Their best! Philosophy amazing, the philosophy of "all they could". Certainly not making this up, we are able to work for what we do, because the ability of God's creatures also have limited capabilities.
1. Ants do not ever give up. If you are trying to obstruct and stop them, they will always find another way. They will climb up, break down or around. They kept looking for a way out. Do not ever give up to find a path to its destination.2. Ants when walking and met with his friend he would shake hands. If we want to succeed then we must seek to build cooperation with others, we must establish a friendship with one another. This needs to be our example because we certainly need the help of others, cooperation with others we should always coached, the network is a number one of marketing.3. Ants are rarely silent. She was always moving to find food for survival. Persistence and hard work will bring happiness and benefit to us.4. Ants never bear the burden alone, if he is not strong to bear the burden alone he would invite his friend, he always interlace collaboration with his friend. That is definitely needed by fellow human beings, human beings can not live alone without the need for another human being.5. Ant turns out to benefit others. This is seen when he finds food, will he take home and distribute to his friends. He never spent his own food he found in the place he found that the food material. The philosophy of sharing with others is good for humans to be applied there is no jealousy, there would be no rich and poor terms, then all the rich are all poor.6. Ant considers all summer as winter. This is an important perspective. The ants collect their winter food in the summer. So that the ants had prepared the necessary requirements for the future. Certainly from this man must learn to save, because humans will require the need of urgency in the future.7. How many ants would gather their food in the summer to prepare for their winter? Their best! Philosophy amazing, the philosophy of "all they could". Certainly not making this up, we are able to work for what we do, because the ability of God's creatures also have limited capabilities.
Filosofi Semut:
1. Semut tidak pernah menyerah. Bila anda menghalang-halangi dan
berusaha menghentikan langkah mereka, mereka selalu akan mencari jalan
lain. Mereka akan memanjat ke atas, menerobos ke bawah atau
mengelilinginya. Mereka terus mencari jalan keluar. Tidak sekali-kali
menyerah untuk menemukan jalan menuju tujuannya.
2. Semut jika berjalan dan bertemu dengan temannya ia pasti akan bersalaman. Kalau kita ingin sukses maka kita harus selalu membangun kerjasama dengan sesama, kita harus menjalin silaturahim dengan sesama. Hal ini perlu kita contoh karena kita pasti membutuhkan bantuan dari orang lain, kerjasama dengan orang lain harus selalu kita bina, network is a number one of marketing.
3. Semut jarang sekali diam. Ia selalu saja bergerak untuk mencari bahan makanan guna kelangsungan hidupnya. Keuletan dan kerja keras akan membawa kebahagiaan dan keuntungan bagi kita.
4. Semut tidak pernah memikul beban sendiri, jika ia tidak kuat memikul beban sendiri ia akan mengajak temannya, ia selalu jalin kerjasama dengan temannya. Itu sudah pasti diperlukan oleh sesama umat manusia, manusia tidak akan bisa hidup sendiri tanpa membutuhkan manusia lain.
5. Semut ternyata memberikan manfaat bagi sesamanya. Ini terlihat ketika ia menemukan bahan makanan, akan ia bawa pulang dan bagi-bagikan kepada teman-temannya. Tidak pernah ia habiskan sendiri makanan yang ia temukan di tempat ia menemukan bahan makanannya itu. Filosofi saling berbagi kepada sesama ini baik untuk diterapkan manusia agar tidak ada kecemburuan sosial, tidak akan ada istilah kaya dan miskin, maka semua kaya semua miskin.
6. Semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin. Ini adalah cara pandang yang penting. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka di musim panas. Sehingga semut sudah mempersiapkan kebutuhan yang dibutuhkan untuk masa akan datang. Tentu dari sini manusia harus belajar menabung, karena manusia akan memerlukan kebutuhan terdesak di masa akan datang.
7. Seberapa banyak semut akan mengumpulkan makanan mereka di musim panas untuk persiapan musim dingin mereka? Semampu mereka! Filosofi yang luar biasa, filosofi "semampu mereka". Tentu agar tidak mengada-ada, kita bekerja atas apa yang mampu kita kerjakan, karena kemampuan makhluk-makhluk Allah pun memiliki kemampuan terbatas.
2. Semut jika berjalan dan bertemu dengan temannya ia pasti akan bersalaman. Kalau kita ingin sukses maka kita harus selalu membangun kerjasama dengan sesama, kita harus menjalin silaturahim dengan sesama. Hal ini perlu kita contoh karena kita pasti membutuhkan bantuan dari orang lain, kerjasama dengan orang lain harus selalu kita bina, network is a number one of marketing.
3. Semut jarang sekali diam. Ia selalu saja bergerak untuk mencari bahan makanan guna kelangsungan hidupnya. Keuletan dan kerja keras akan membawa kebahagiaan dan keuntungan bagi kita.
4. Semut tidak pernah memikul beban sendiri, jika ia tidak kuat memikul beban sendiri ia akan mengajak temannya, ia selalu jalin kerjasama dengan temannya. Itu sudah pasti diperlukan oleh sesama umat manusia, manusia tidak akan bisa hidup sendiri tanpa membutuhkan manusia lain.
5. Semut ternyata memberikan manfaat bagi sesamanya. Ini terlihat ketika ia menemukan bahan makanan, akan ia bawa pulang dan bagi-bagikan kepada teman-temannya. Tidak pernah ia habiskan sendiri makanan yang ia temukan di tempat ia menemukan bahan makanannya itu. Filosofi saling berbagi kepada sesama ini baik untuk diterapkan manusia agar tidak ada kecemburuan sosial, tidak akan ada istilah kaya dan miskin, maka semua kaya semua miskin.
6. Semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin. Ini adalah cara pandang yang penting. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka di musim panas. Sehingga semut sudah mempersiapkan kebutuhan yang dibutuhkan untuk masa akan datang. Tentu dari sini manusia harus belajar menabung, karena manusia akan memerlukan kebutuhan terdesak di masa akan datang.
7. Seberapa banyak semut akan mengumpulkan makanan mereka di musim panas untuk persiapan musim dingin mereka? Semampu mereka! Filosofi yang luar biasa, filosofi "semampu mereka". Tentu agar tidak mengada-ada, kita bekerja atas apa yang mampu kita kerjakan, karena kemampuan makhluk-makhluk Allah pun memiliki kemampuan terbatas.
Firman Allah
Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk-makhluk-Nya itu tidak sia-sia
baik makhluk yang besar maupun makhluk yang kecil, tentu memiliki
manfaat yang dapat digali.
Bagi orang-orang yang berfikir, makhluk sekecil apapun mempunyai makna atas penciptaannya. Dan bagi orang-orang yang beriman, tentu sebagai bukti agar kita selalu bersyukur bahwasanya ada makna atas penciptaan makhluk-makhluk-Nya.
Semut adalah makhluk kecil yang Allah ciptakan, tentu tidak sia-sia atas penciptaannya. Ternyata ada filosofi yang terkandung dari cara hidup semut ini. Meskipun ada sisi buruknya, semutpun memiliki sisi baik yang bisa manusia pelajari dari gaya hidupnya.
Bagi orang-orang yang berfikir, makhluk sekecil apapun mempunyai makna atas penciptaannya. Dan bagi orang-orang yang beriman, tentu sebagai bukti agar kita selalu bersyukur bahwasanya ada makna atas penciptaan makhluk-makhluk-Nya.
Semut adalah makhluk kecil yang Allah ciptakan, tentu tidak sia-sia atas penciptaannya. Ternyata ada filosofi yang terkandung dari cara hidup semut ini. Meskipun ada sisi buruknya, semutpun memiliki sisi baik yang bisa manusia pelajari dari gaya hidupnya.
Transportasi
Sebenarnya
kalau kita berbicara angkot tentu tidak asing lagi hampir setiap kota
di seluruh Indonesia mempunyai kendaraan angkot. Angkt adalah alat
transportasi umum buat masyarakat, anak-anak sekolah, dan semua warga
yang ingin bepergian ke tempat yang menjadi rute angkot di daerahnya
masing-masing tentunya.
Dulu
waktu aku masih sltp aku punya angkot langganan yang mau antar jemput
sekolah walaupun enggak di bayar bulanan tapi sang sopir mau nungguin
di jalan masuk lorong hanya menunggu anak-anak sekolah. Aku bersama
teman-teman yang lain sudah hafal betul walaupun enggak kelihatan
karena rumahku agak jauh angkot kami ini gampang di ciri yaitu musiknya
yang super keras karena salonnya bazzoka.
Saking
baiknya sopir kalau pulang di tungguin di depan pintu gerbang sekolah,
padahal tidak sedikit anak-anak ini enggak bayar cuma turun-turun aja.
Tapi pak sopir angkot cuma tersenyum lihat kenakalan aku dan
temen-temnku. Besoknya ketemu lagi ya cuma ketawa malah nasehatin klau
enggak punya uang enggak bayar juga tidak marah tapi jangan loncat dari
atas mobil bahaya, aku ngerti kok kata pak sopir sebenarnya kalian baik
Cuma pas kehabisan uang sakukan buat jajan lain kali disisakan ya
bapakkan juga cari nafkah buat keluarga.
Sejak
kejadian tersebut kami enggak lagi nakal waktu naik angkot selain
berbahaya juga apa yang kami lakukan ini merugikan pak angkot. Kami
berusaha membantu pak sopir angkot dengan ngajak temen untuk naik
angkot langananku.
Melihat
kejadian sekarang ini tentu berbanding terbalik dengan apa yang aku
alami, sekarang sopir angkot memanfatkan sebagai lahan untuk melakukan
kejahatan. Bukannya bener cari uang dengan cara yang baik, dengan
merayu sebanyak mungkin para pelanggan agar mau naik angkota malah
menyakiti para pelanggan yang ingin menggunakan jasa kendaraan angkot.
Bersaing
secara sehat dengan sesaa temen angkot untuk cari penumpang sebanyak
mungkin dengan cra mendekor angkot, dngan berbagai macam cara. Tapi
memang kenyataannya begitu memilukan ini berloba-lomba berbuat maksiat.
Sopir
enggak pernah berpikir akibat ulahnya ini selain menimbulkan citra
jelek kepada sopir angkot, juga menyebabkan masyrakat tidak mau
menggunakan jasa angkot. Bahkan orang yang mengalami kejahatan di dalam
angkot menjadi trauma yang tidak mudah untuk di lupakan begitu saja.
Kesan
denagn angkot jadi jelek padahal cuma ulah segilintir orang semuanay
kena getahnya. Maka dari itu sebaiknya jangan melakukan hal-hal yang
menyebabkan orang lain merasa di rugikan padahal orang tersebut tidak
pernah melakukannya. Jangan menganggap remeh sebuah kata-kata dan
perbuatan karena sesungguhnya kata-kata dan perbuatan kita adalah bibit
yang kelak akan kita ambil panennya.
Jadi
jika menanamkan kebaikan maka kita akan emmanen hasil kebaikan juga,
begitu sebaliknya jika kita menanmkan benih kejahatan maka kita akan
menerima hasil dari kejahatan tersebut berupa karma.
Kembali
lagi soal angkot tadi sebenarnya klau kita bias beradaptasi dengan baik
di dalam angkot berhati-hati dengan orang yang di curigai, kalau merasa
ragu maka janga naik angkot tersebut, catat nomera seri mobil yang
kita naiki agar kalau terjadi apaa tahu siapa pelakunya.
Yang
harus dilakukan adalh komunikasi dengan baik antara masyarakat, pihak
kepolisian, dan sopir angkot sendiri. Dipertemukan ketiganya dalam satu
vorum diskusi bareng apa keluhan masing-masing agar bias di selesaikan
dengan baik. Di sini juga peran serta pemerintah untuk memberikan
fasilitas yang baik, penyuluha kepada para sopir bagaimana berperilaku
dengan baik terhadap masyarakat yang ingin menggunakan jasa angkot.
Kalau
perlu pemerintah mendirikan sebuah sekolah untuk sopir-sopir angkot
agar dilatih khusus mentalnya agar tidak punya otak criminal. Jadi
diberikan ijzah khusus buat mereka jadi semua sopir angkot diseluruh
Indonesia terdata dengan baik. Kayak simlah bagi siapapun sopir yang
belum mendapatkan ijazah kelulusan dari sekolah tersebut tidak
diizinkan.
Memang
disini pasti terjadi pro dan kontra itu biasa tapi demi kebaikan kenapa
tidak harus tegas donk. Kapan lagi Negara ini mau maju dan ama, gemah
ripah lho jinawi adem tentrem kalau pepmerintah tidak ikut andil dan
tegas.
Saya
yakin dengan komunikasi yang baik pasti hasilnya kan baik yakin saja,
kita berdoa saja mudah-mudahan kedepannya orang-orang yang melakukan
kejahatan itu bias di tangkap. Intinya kita sebagai masyarakat pengguna
jasa angkot juga harus berhati kemanapun tidak hanya diangkot tapi
dimana saja sellau berhati.
Contoh surat lamaran
Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth.,
HRD PT. PRIMA VISTA SOLUSI
Jl. Mt. Haryono Kav.15 jakarta
Cibinong
Kepada Yth.,
HRD PT. PRIMA VISTA SOLUSI
Jl. Mt. Haryono Kav.15 jakarta
Cibinong
Dengan hormat,
Bpk.
Bambang Satrio, seorang asisten editor di PT. Prima Vista Solusi,
menginformasikan kepada saya tentang rencana pengembangan Departemen Finansial
PT. Prima Vista Solusi.
Sehubungan dengan hal tersebut, perkenankan saya mengajukan diri (melamar kerja) untuk bergabung dalam rencana pengembangan PT. Prima Vista Solusi.
Sehubungan dengan hal tersebut, perkenankan saya mengajukan diri (melamar kerja) untuk bergabung dalam rencana pengembangan PT. Prima Vista Solusi.
Mengenai diri saya, dapat saya
jelaskan sebagai berikut :
|
Nama
Tempat & tgl.lahir Pendidikan Akhir Alamat HP
e-mail
Status Perkawinan |
:
: : : :
:
: |
Saat ini saya bekerja di PT.
Flamboyan Bumi Singo, sebagai staf akuntasi dan perpajakan, dengan fokus utama
pekerjaan di bidang finance dan perpajakan.
Sebagai bahan pertimbangan, saya
lampirkan :
- Daftar Riwayat Hidup.
- Foto copy ijazah S-1.
- Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
- Pas foto terbaru.
Besar harapan saya untuk diberi
kesempatan wawancara, dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenai diri saya.
Seperti yang tersirat di resume (riwayat hidup), saya mempunyai latar belakang
pendidikan, pengalaman potensi dan seorang pekerja keras.
Demikian saya sampaikan. Terima
kasih atas perhatian Bapak.
Hormat saya,
Selasa, 04 Oktober 2011
Firman adalah Kekuatan Allah
LANGKAH-LANGKAH AWALKU BERSAMA YESUS
Saudara telah mengambil keputusan yang terpenting dalam kahidupanmu. Saudara tak akan menyesal keputusan tersebut. Sama seperti saudara
Saudara telah mengambil keputusan yang terpenting dalam kahidupanmu. Saudara tak akan menyesal keputusan tersebut. Sama seperti saudara
Langganan:
Postingan (Atom)